helaku


setidaknya aku bisa bernafas hari ini
meskipun dengan menutup telinga dan memicingkan mata
ketika yang lain telah berpacu
hasratku masih menginginkan lompatan ini terbang lebih tinggi lagi
sekali lagi
aku mempertanyakan masihkah kasih sayang menjadi suatu alasan untuk saling menghabisi
melaju dan terus melaju waktuku
mengabadikan sejarah dalam jaring-jaring yang telah teranam ribuan detik

setidaknya aku masih bernafas hari ini
walaupun jantungku sebagian telah remuk
apa yang akan menjadikan itu kembali pulih
setidaknya aku mampu merasakan kembali deguban itu dalam aliran nadiku
kulepas dan kulepas sekali lagi
hingga kudapati sarapan pagi yang selalu kurindukan
sejuk udara yang menebari kerongkongan
jika tidak
aku akan diam tanpa bahasa
dan hinggap dalam sudut relungan di sendiriku

4 komentar:

ilalangkota mengatakan...

olweys suka tulisan Jeng Ciprit...
Good Job... I like it :)

Unknown mengatakan...

hahaha...saya juga suka baca poems mas wiwien juga lo...makasi...:))

KOPENHAM mengatakan...

Nikmati nafasmu selagi kamu bisa, Lanjutkan !

Unknown mengatakan...

yes, I do... :)